“Waktu aku kecil dulu... Setiap siang aku melihat awan bergerak Setiap malam aku melihat bintang berkedip Bahkan aku berlarian dikejar sang bulan Kini aku tlah dewasa... Awan seolah memelukku...”
0 likes
Author detail
This author page remains available for legacy URL compatibility, including alias-backed slug support.
Quotes
Showing 1-20 of 25
“Waktu aku kecil dulu... Setiap siang aku melihat awan bergerak Setiap malam aku melihat bintang berkedip Bahkan aku berlarian dikejar sang bulan Kini aku tlah dewasa... Awan seolah memelukku...”
0 likes
“Kala ini duka merayap perlahan Seorang itu memecah penuh lirih Kata dia luka menetap bertahan Sewaktu aku menyesah pada letih”
0 likes
“Kataku Percakapan itu seharusnya dibincangkan sejak lampau Mengapa kita membicarakan suatu yang terdengar klasik .......”
0 likes
“Rumput yang kau injak itu tetap tumbuh karena ia liar Sampai ada seorang yang mengubahnya jadi bunga”
0 likes
“Pernah dicari dan ditunggu Tuk sepotong roti dan kopi Pernah juga dijemput rindu Tuk separuh hati dan janji”
0 likes
“Sajak rindu bertahan pada ketikan Atau pada suara dan gambar wajahmu Sejak lagu berkisah dalam petikan Not balok berbentuk simbol senyummu”
0 likes
“Bibir merah semerah bunga ini Memang ingin bertemu siapa Kekasihnya atau kekasihmu nanti Masih ingat letak hatinya dimana”
0 likes
“Yang pergi akan tetap pergi Yang datang bisa jadi pergi Hiduplah bagai bunga dandelion Tetap tumbuh meski berserakan”
0 likes
“Buku yang ku tulis bukanlah buku kosong Namun buku usang penuh coretan bingung Disana tercatat ribuan kata yang gamang Bahkan beberapa halaman pun tlah hilang Siapkah pena ini menyurat makna...”
0 likes
“Sudah rindu Salahkah jika mengadu Tentang biru Dibalik warna kelabu ,.”
0 likes
“Ada saat dimana aku lebih memilih diam lalu pergi karena tak ingin tangisku pecah dihadapanmu,.”
0 likes
“Kamu masih saja menjadi fatamorgana, berada disisiku dengan senyum penuh tanya,.”
0 likes
“Kamu hadir di waktu yang tepat Jadi jawaban dari sebuah tanya Meski sendiri aku yakin sempat Tapi bersamamu ada gelak tawa ,.”
0 likes
“Tidak semua rasa sakit harus diteriakkan, karena memilih diam terkadang mampu menguatkan diri,.”
0 likes
“Biarkan hatiku ditikam waktu Karena menunggu tiada mampu Sejak rayuanmu tak seperti dulu Kopi ini jemu bicara tentangmu,.”
0 likes
“Tetaplah tegar wahai hati, karena aku ingin dicintai tidak dengan sembarangan,.”
0 likes
“Kita adalah dua orang salah yang terpaksa benar,.”
0 likes
“Sengaja tersesat ditempat asing Agar aku lupa rasanya bising Meski hanya sekedar singgah Raga ini terus bergerak gelisah Menahan rindu untuk kembali Berharap seseorang menanti ,.”
0 likes
“Sesaat aku hanya ingin memandang tanpa berpikir, karena tidak semua rasa memerlukan logika,.”
0 likes
“Segelintir tanya meruntuhkan daya Haruskah kita menerkah arti kata Dimana malam tanpamu adalah sunyi Dan suaramu tak lagi berbunyi ,.”
0 likes