“Kekasih, sederas-derasnya hujan, langit tak akan tenggelam. Begitulah seharusnya cinta.”
0 likes
Author detail
This author page remains available for legacy URL compatibility, including alias-backed slug support.
Quotes
Showing 21-40 of 85
“Kekasih, sederas-derasnya hujan, langit tak akan tenggelam. Begitulah seharusnya cinta.”
0 likes
“Ada hal yang lebih aku takuti dari kehilanganmu, yaitu saat aku ingat bahwa aku akan kehilanganmu.”
0 likes
“Seorang sahabat hanya menuntutmu satu hal; jadilah diri sendiri sebagai orang yang dia kenal.”
0 likes
“Ciri dewasa itu punya komitmen, pandai memegang janji. Misalnya tidak mencari pacar saat (masih) punya pacar.”
0 likes
“Alasan aku masih sendiri adalah karena aku tidak cukup pandai membuat orang lain jatuh cinta padaku.”
0 likes
“Senjata terampuh cewek adalah ngambek. Oke. Cowok, kalah.”
0 likes
“Untuk melihat indahnya pelangi, kamu harus sabar dulu menunggu hujannya reda.”
0 likes
“Tujuan rindu adalah untuk semakin mendekatkan. Jika yang terjadi sebaliknya, justru kamu sedang mengingkari tujuan rindu itu sendiri.”
0 likes
“Setia itu bukan soal waktu. Tetapi jumlah.”
0 likes
“Orang tua adalah pintu surga bagi anaknya. Seorang anak adalah kunci pembuka surga bagi kedua orang tuanya.”
0 likes
“Cinta hanyalah media transportasi yang mengantarkanmu kepada bagian tubuhmu yang hilang. Selebihnya, biarkan hatimu mendapatkan haknya.”
0 likes
“Selagi mencintaimu bukan larangan Tuhan, aku akan tetap melakukannya.”
0 likes
“Jika cinta memang butuh sebuah alasan, alasanku karena kamu ada di bumi ini.”
0 likes
“Jika yang kautuju adalah akhir kisah, lebih baik tidak usah memulainya. Sebab, yang akan kautemui hanyalah perpisahan.”
0 likes
“Percayalah! Perempuanmu lebih suka mendengar kata “Maaf” dari bibir lelakinya, daripada harus disuapi kata “Nanti”.”
0 likes
“Aku dan kamu adalah kita; Proses kegiatan penyatuan dua kasih sayang dalam rangka merobohkan perpecahan.”
0 likes
“Rindu adalah derita cinta setelah patah hati.”
0 likes
“Tergesa-gesa dalam mencintai seseorang, hanya akan menjadikan prasangka sebagai keputusan.”
0 likes
“Jangan terlalu gampang menerimaku, Kekasih. Aku takut terlalu mudah meninggalkanmu.”
0 likes
“Ketika kamu mengatakan sudah bisa melupakannya, berarti kamu masih mengingatnya.”
0 likes